Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ngaji

Keluarga Semut

Harta yang paling berharga adalah keluarga Istana yang paling indah adalah keluarga Puisi yang paling bermakna adalah keluarga Mutiara tiada tara adalah keluarga Selamat pagi Emak Selamat pagi Abah Mentari hari ini berseri indah Terima kasih Emak Terima kasih Abah Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti Agil sama Ara! Teteh mau jualan opak dulu ya Ya Teh... Jangan lupa bilang sama Abah ya! Ya Teh... Ya, Mau permen... Permen, permen apa? Permen apa aja... A.., Teteh berangkat dulu ya... Ya Teh... Harta yang paling berharga adalah keluarga Istana yang paling indah adalah keluarga Puisi yang paling bermakna adalah keluarga Mutiara tiada tara adalah keluarga Selamat pagi Emak Selamat pagi Abah Mentari hari ini berseri indah Terima kasih Emak Terima kasih Abah Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti Anak generasi 90-an pastilah tahu bagaimana melantunkan lirik lagu di atas.  :) Yaaa, itu adalah lagu “Ke...

Tentang Sebuah Hati

Hati dalam bahasa arab disebut “qalb” yang artinya bolak – balik. Penamaan ini berdasarkan sifat dan karakteristik dari benda ini yakni suka bolak – balik, suka berubah – ubah. Maka tak ayal salah satu doa yang banyak dipanjatkan oleh umat muslim adalah “ Yaa Muqolllibal Qulub, Tsabit Qulubina ‘Alaa Diinika ” “ Wahai Sang pembolak – balik hati, tetapkanlah hati kami di atas agama Mu ”. Yaa, kita perlu memohon doa semoga hati kita selalu terpaut dan berada dalam lingkup agama Nya karena apabila hati ini dipalingkan dari agamanya maka sesungguhnya itulah bencana terbesar bagi kita. Ngomong – ngomong soal hati, pastinya masing – masing  dari  kita memiliki banyak cerita yang membenarkan sifat dari suka bolak – balik nya hati. Betapa ketika kita merenungi, kita terkadang dibuat nya tersenyum – senyum tersebab dari “lucu” nya hati kita berbalik arah akan suatu hal. Berbalik dari tadinya benci menjadi cinta ataupun sebaliknya. Pernah suatu ketika salah seorang teman berc...

(Semacam) Janji Untuk Anak - Anak Ku (Kelak)

Aaah tetiba ingin mengabadikan lewat tulisan apa-apa yang memutar di kepala. Sedikit ragu karena beberapa hal, tapi ya sudahlah  anggap sebagai self reminder :) Apa yang terfikirkan dan berputar di dalam kepala beberapa waktu ini adalah tentang bagaimana mendidik anak. Sering sekali mencoba mengikuti video – video tentang parenting, membaca-baca artikel dan kisah tentang mendidik anak,  mendengar cerita dari sahabat dan saudara tentang mendidik anak, hingga tidak jarang  melihat secara langsung bagaimana orang tua berinteraksi dengan anak – anaknya. Akumulasi dari proses itu menimbulkan banyak ide terkait pola dan bagaimana kelak saya ingin mendidik anak – anak saya. Insyaallah . :)  Sesekali mencoba mempraktekan sih apa yang dipahami kepada anak orang lain seperti anak kakak (ponakan) atau anaknya teman tapi ya karena bukan anak sendiri jadi belum sesuai dengan road map yang sudah dicanangkan. Azeeekk .Hahaha. Jika berbicara mendidik anak maka tuntunan agama...

Ramadhan di Bumi Gingseng

Ramadhan selayaknya sesuatu yang spesial, kedatangannya selalu dinantikan dan  kehadirannya menjadi sangat diistimewakan bagi umat muslim di penjuru dunia, tidak terkecuali bagi muslim di Korea Selatan. Alhamdulillah, dakwah islam telah sampai di tanah Korea sejak  50 tahun yang lalu dan terus mengalami perkembangan hingga sekarang. Hari ini, berdasarkan informasi dari Korean Moslem Federation (KMF) jumlah muslim di negara yang berpopulasi 50 juta jiwa ini tercatat telah mencapai lebih dari 100.000 orang dengan sepertiga diantaranya adalah penduduk asli Korea sedangkan sisanya adalah para pendatang dari Pakistan, Indonesia, Bangladesh, India, Uzbekistan dan lain - lain yang sedang bekerja, berwirausaha maupun belajar di Korea. Indikasi lain dari terus berkembangnya islam di negeri Gingseng ini adalah semakin banyak nya masjid – masjid besar yang dibangun secara resmi oleh pemerintah Korea dengan bantuan berbagai pihak maupun masjid - masjid kecil (musholah) yang dibangun s...

Bagaimanakah Jalinan Persahabatan Kita Eratkan (?)

Berteman dan memiliki sahabat baik adalah dambaan kita semua. Tidak hanya karena kita makhluk sosial yang memang membutuhkan orang lain tetapi juga dengan bersahabat kita bisa menyelamatkan agama kita. Bukan hal yang jarang kita dengar bahwa agama seseorang bisa terlihat dari agama kawannya, Pun jika kita memilih jodoh salah satu parameter yang bisa kita jadikan penilaian terhadap seseorang adalah sahabatnya, kita pun bisa membaca sebuah riwayat yang mengisahkan diangkatnya seseorang yang berada di dalam neraka oleh sahabatnya di dunia. Bagituu banyak faedah yang didapatkan dari persahabatan yang baik, persahabatan yang diikat karena landasan agama. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan sahabat adalah kunci bagi kita agar faedah – faedah itu kita dapatkan baik di dunia ini maupun di akhirat kelak. Lalu bagaimana kita bisa menjaga hubungan baik kita dengan sahabat kita, berikut nasehat dari Habib Zainal Abidin Al –Hamid tentang adab menjaga hubungan dengan sahabat: ...

Surga Itu Bernama Indonesia

Saya membaca judul curcol  kali ini merasa agak sedikit lebay walaupun sejujurnya saya sendiri sudah familiar mendengar kata-kata itu. Hasil ngelamun menyusuri jalan pulang dari kampus ke rumah meninggalkan inspirasi untuk menuliskan kata demi kata dalam curcol kali ini. Hari ini, bukan kali pertama saya melihat deretan bunga, khususnya bunga mawar, bermekaran sepanjang perjalanan pulang menuju  ke rumah dari rutinitas keseharian di kampus. Pun begitu dengan menu makan siang hari ini, sudah tak terhitung lidah ini mencicipi asam-kecut-pahitnya kimchi, sayur fermentasi khas Korea. Tapi ada hal yang berbeda semenjak makan siang hari ini hingga pulang malam tadi, coba meresapi setiap kunyah kimchi dan setiap lirikan mata pada deretan bunga -  bunga yang bermekaran itu, seperti ada yang berbeda dari biasanya ketika makan nya dibarengi rasa syukur dan jalan serta memandangnya diiringi dengan merenung. Ya, jika kita syukuri Indonesia adalah surga yang banyak orang car...

Ngaji pada Bulan Purnama

Hmm Tahukah anda bulan malam ini sempurna bulat nya looh?? ^^ kalau lihat kalender hijriyah sih katanya tanggal 15 Rabiul akhir, walaupun ga tahu benar atau tidaknya karena pas tanggal 29/30 rabiul awal kemarin ga ada siding itsbat di MUI atau Depag yang mengumumkan kapan jatuhnya tanggal 1 Rabiul Akhir. Hehehe.Anyway.. Kalau bulan itu bulat sempurna banyak inspirasi yang muncul dari para pujangga, baik pujangga dadakan maupun pujangga “permanent”.Hehehe. Kalau saya (tidak) termasuk pujangga dadakan jadi terkadang saya juga ingin melantur akibat melihat kemahakuasaanNya melalui karyaNya itu. Namun, tulisan ini tidak ingin melantur dan mendayu-dayu dalam bentuk prosa atau puisi tapi ingin membahas salah satu “teka teki” bulan yang sudah di pecahkan kurang lebih 1400 tahun yang lalu.  “Teka – teki” ? yaa, teka – teki, salah satu yang mungkin kita tidak sadari adalah pengetahuan tentang cahaya yang dihasilkan oleh bulan. Dahulu ada misconception tentang bulan yang mengatakan ...

Tentang Proses, Hasil Akhir dan Mengindahkannya

Dalam setiap aktivitas, hasil akhir adalah yang paling dimengerti orang dan pasti akan menjadi porsi terbesar dalam penilaian terhadap aktivitas tersebut. Meskipun terkadang sering didengungkan pula bahwa proses itu adalah sesuatu yang penting dan terpenting, namun tak dapat disanggah hasil akhir tetap menjadi rujukan dari sebuah aktivitas.  Ambil contoh, seorang anak sekolah jika ingin melanjutkan ke jenjang selanjutnya hampir pasti dinilai karena hasil Ujian Akhir atau hasil Ulangan Akhir Semesternya yang tertera dalam ijazah dan/atau rapot. Pun begitu dengan mahasiswa, terkadang standart IPK menjadi pembuka pintu utama untuk  mendapatkan pekerjaan atau beasiswa. Demikian juga dengan (ke)hidup(an), kita mengenal khusnul khotimah (meninggal dalam keadaan baik) dan su'ul khotimah (meninggal dalam keadaan buruk). orang terkadang bisa melihat dan menilai (walaupun bisa jadi salah, karena hanya Allah SWT yang tahu) "kualitas" seseoarang dari bagaimana dia mengakhi...