Langsung ke konten utama

Postingan

Saya dan Mie Instant

Jika diingat-ingat dengan mendalaaaam bangeeet, seperti mengingat-ingat berapa banyaknya unsur kimia yang ada di golongan transisi periode 4 tabel periodic hehehe (Ga usah dibayangin yang ppernah belajar kimia, apalagi yang ga pernah belajar kimia, :D), tentang makanan apa yang paling dekat dan paling menggoreskan kesan dalam hidup saya, maka jawabanya adalah Mie. Instant noodle . 람연 . Ya itu adalah makanan yang paling banyak bisa dikisahan, paling tidak hingga hari ini. Kisah tentang bahaya keseringan makan mie instan, biarkan kita tinggal dulu, terlalu banyak artikel yang membahas itu, sampai-sampai saya pun sudah tak terhitung membaca tentang artikel itu. Bahkan   saya yang jurusannya adalah Teknik Metalurgi (sekali lagi, metalurgi, bukan metalorgi apalagi meteorology :D) pun pernah membuat presentasi untuk salah satu tugas kelas ditahun 2009 atau semester 1 kuliah S1 yang   membahas tentang mie instant dan bahayanya. Nah ini baru satu kisah tentang saya dan mie...

Kado Di Hari ke -99

Yaa hari ini, hari ke-99 berada dinegeri ini. Angka yang cantik (secantik kamu yang sedang membaca ini :p ) dan Alhamdulillah hari yang cantik ini Insyallah keberkahan selalu dilimpahkan oleh Allah SWT kepada kita semua. :) Hari ini dilalui seperti biasa dan kebetulan hari kamis maka dilalui juga dengan hal yang “biasa”, tapi Alhamdulillah siang tadi dapat hal yang luar biasa.Hehehe Ya, siang tadi dapat “kado” dari Professor. Kado yang ditunggu – tunggu bahkan dari semenjak hari pertama saya datang ke negeri ini. Kado yang setiap hari sepanjang bangun tidur selalu dinanti dan menjadi bahan buat difikirkan hingga mau tidur lagi. Kado yang saya harap menjadi sebuah tenaga maha dasyat untuk bisa menjadi alasan penguat  kenapa saya harus menginjakkan kaki di negeri #tsaaah. Penasaran kadonya apa?? Hehehe Kadonya adalaaaahh..jreng..jreng..jrenng…Teeemaaa Riiiseeeet…Ya, kadonya adalah tema riset yang akan saya fokuskan sepanjang kuliah master saya ini. Terkejutkan??Waah ba...

Curcol Tentang (per)Sahabat(an)

Aaah lama tak nulis, sepertinya ketakutan untuk tidak “istiqomah” curhat ga jelas di media blog ini sedikit terjadi.hehe. Gampang-gampang sulit ternyata untuk istiqomah berbagi melalui sebuah tulisan. Insyallah malam ini, di depan computer dan tumpukan buku-buku yang jarang saya sentuuh ini.hahha. niat untuk lebih istiqomah lagi kembali muncul aaah :D. Saya awali dengan cerita 97 hari di negeri ini. Yaah, hari ini, 97 hari yang lalu saya baru saja menginjakkan kaki di negeri ini. 97 hari yang gimaaanaaa gituu. Ramai - ramai seru tapi yaaahhh gitu dah.hahaha. terlalu komplit untuk digambarkan perjalanan hingga hari ini.heuheuheu. Yang jelas 97 hari yang telah terlewati memunculkan banyak hal, mulai dari impian dan targetan optimis sampai terkadang cepat sekali berubah menjadi pesimis dan sedikit pengen nangis. Apapun perasaanya patut disyukuri dan patut anda coba rasakan juga.hehehe Ketika menulis rangkain kata demi kata dalam curcol kali ini, tadinya mau cerita hal lain tet...

Waktu Yang Berjalan Konstan

Terasa atau tidak, telah 2 minggu saya menginjakkan kaki di negeri ini. Telah 2 minggu pula saya meninggalkan keluarga dan sanak family di tanah asal untuk menggapai sebuah pengharapan, telah 2 minggu pula lantunan adzan yang biasa terdengar hampir lima kali setiap hari ditelinga ini sudah tak pernah terdengar lagi. 2 minggu, Sebuah perjalanan yang masih teramat pendek untuk pencapaian yang ingin diraih. Hari ini, hari jumat, jumat ketiga saya ada disni. Hari ini, jumat pukul 12.27 saya masih berhadapan dan mengakrabi teman saya untuk beberapa waktu kedepan, computer di sebuah laboratorium. Hari ini saya ingin sekali menyampaikan kerinduan ketika berjalan bersama dengan rekan atau keluarga berbondong-bondong menuju masjid untuk menunaikan sholat jumat. Hari ini, saya teringat masa SMA dimana pada jam yang sama dibeberapa tahun lalu saya sedang mendengarkan khutbah dan sering sekali tertidur dan sebelumnya dilalui dengan berjalan dan bersenda gurau, menuju masjid bersama deng...

Graphite

Graphite morphology is one of structures that we find in cast iron. Characteristic from graphite that we know is very hard. It because of graphite is one of the carbide. From the literature known that graphite has….. A number of Graphite will determin properties of cast iron. We know there are many morphologies of graphite, they are flake/lamellar, Spheroidal, coral, vermicular, chunky etc. Spheroidal graphite pictures:       Characteristic from spheroidal graphite has advantages and makes cast iron has good properties such as low melting grade, good fluid and casting, good cutting strength, good hardenability, high resistance etc. The causes of this characteristic is Spheroidal graphite as a carbide it has good hardenability but the shape is different with other graphite, lamellar graphite for examplary that has notch effect from the shape become central of tension and usually to be the origin of failure defect especially from outside load. Verm...

Surface Hardening

Untuk merefresh kembali materi kuliah ketika S1 dulu, saya ingi mengulang kembali beberapa materi yang mungkin nanti akan jadi makanan keseharian saya di laboratorium pengembangan paduan (Alloy Development) di Yeungnam University ini. Materi pertama yang ingin saya review adalah tentang proses pengerasan pada permukaan material. Beberapa hal yang menjadi alasan untuk melalkukan surface treatment diantaranya sebagai berikut : -        Menaikain ketahanan Aus -        Menaikkan kekerasan permukaan hingga sedalam 0,1 -0,5 mm -        Menambah ketahanan permukaan terhadap beban mekanis -        Memperbaiki ketahanan fatik Proses pengerasan pada material dapat dibagi menjadi 2 macam penggolongan yakni pengerasan secara termal/ selective heat treatment dan secara termokimia . Berikut adalah penjabaran dari masing-masing jenis pengerasan tersebut. A. ...